Detail Cantuman Kembali
Studi Penerapan Filter Pada Gelombang Alun di Perairan Tanjung Jati Jepara
Hasil pengukuran gelombang laut di suatu perairan yang berhadapan dengan laut lepas sebenarnya merupakan superposisi dari gelombang alun yang berasal dari sumber badai di lautan lepas dan gelombang lokal yang ditimbulkan oleh angin permukaan setempat. Kedua jenis gelombang ini telah saling bersuperposisi membentuk gelombang dengan bermacam-macam frekuensi kedua jenis gelombang tersebut, dengan memilih grafik spektrum yang memiliki dua puncak dimana puncak tersebut diasumsikan bahwa gelombang alun memiliki frekuensi rendah dan periode tinggi. Analisa spektrum yang dilakukan terhadap data gelombang digital di perairan Tanjung Jati Jepara pada bulan Januari sampai Maret 1989 menunjukkan bahwa beberapa gelombang yang terjadi di perairan tersebut merupakan hasil superposisi dari gelombang alun dan gelombang angin (sea). Dengan melakukan penerapan filter dengan metode Finite Impulse Respon dan Metode Lanzcos terhadap beberapa data gelombang digital pada gelombang alun yang berada pada selang frekuensi pemutusan 0.18 sampai 0.29 Hz, dengan menggunakan window pada metode yang sama menunjukkan bahw terdapat korelasi yang cukup baik pada kedua metode yang dihasilkan. Hal ini ditunjukkan oleh koefisien tanggapan impulse atau h(n) pada jenis window Bllackman pada Metode Window Finite Impulse Respon yang terletak antara -0.27 sampai dengan +0.98 dan Metode Window Lanzcos yang terletak antara -0.40 sampai dengan +0.93, maka dapat dikatakan bahwa penerapan filter dengan Metode FIR dengan jenis filter Blackman adalah filter yang terbaik daripada Metode Lanzcos dengan jenis filter yang sama. Dengan penerapan filter dan window tersebut dapat menghasilkan tinggi gelombang signifikan (Hs) dan periode Zero Up Crossing (Tz) yang sebenarnya dari gelombang alun.
625.00.93 Nin S
NONE
Text
Indonesia
Fakultas Teknik dan Ilmu Kelautan, Universitas Hang Tuah
2000
Surabaya
ix, 122 p. : ill. ; 29 cm.
LOADING LIST...
LOADING LIST...







